- Berlari ala Sprint. Mengejar tujuan seorang diri. Berlari sekuat tenaga mencapai finish jadi pemenang sendirian gak peduli lingkungan. Gak peduli orang lain gimana yang penting sampai finish.
- Berlari Marathon. Berlari lebih santai bersama orang lain tapi jarak tempuh lebih panjang, waktu lebih lama dan tantangan sepanjang jalan lebih banyak. Dan tentunya manfaat pembakaran kalori juga dicapai. Kalau lelah, bisa istirahat sejenak lalu berlari lagi.
- Berlari estafet, tentukan beberapa target. Target terpenuhi, tongkat kasih ke orang lain, ganti lagi target lain. Semacam lari ala tabrak lari. Udah di tabrak, ehhh di malah lari ke tujuan lain.
Friday, January 17, 2014
Cinta Dalam Pelarian
Cerita Pak Agus
Sunday, December 29, 2013
Waktu
Aku dan Kamu..
Waktu by Rifka Rachman Project (ft. Glenn Fredly & Dira Sugandi)
Tuesday, December 03, 2013
Syukuri Realitas Semesta
“Bukannya pesimis. Tapi mencoba realistis, di tengah hati yang masih dipenuhi dengan optimisme.”
Mungkin di sana kamu bertanya.
Kenapa aku? Kenapa saya? Kenapa gue?
Jujur, kalau itu jawaban itu yang kamu cari, saya sendiri pun tak tahu jawabannya
Mungkin ini sekedar kebetulan
Universe random mechanism
Atau lebih kepada sebuah konspirasi
Antara aku, kamu, dan semesta
Saya pun antara percaya dan gak percaya
Beberapa bulan lalu terasa sangat jauh
Tak mungkin terjangkau
Tiba-tiba entah gimana prosesnya
Kamu duduk disebelah saya
Tertawa dengan banyak cerita
Tentang banyak cerita perjuangan
Perjuangan di masa lalu kamu, pun juga aku
Memang benar rindu kadang menggelitik jiwa
Rindu untuk dengar lebih banyak cerita tentang kamu
Rindu untuk bisa dengarkan tawa mu
Tapi aku sadar, ini tak akan semudah yang aku bayangkan
Kamu dengan masa lalu itu
Yang entah seberapa hebat akan terus menahan langkahmu
Sudahlah..
Nikmati saja
Syukurilah
Dulu tak pernah terkira bisa bersama
Ternyata bisa berbagi cerita menghabiskan waktu bersama
Itu pun sudah indah..
Tak ingin serakah
Syukurilah saja
Bila ada kesempatan untuk lebih dekat bersama
Biarlah semua diatur alam semesta
Tentunya semesta punya banyak kejutan rencana
Sebagai manusia mari menjalani saja
Dengan penuh optimisme dan usaha
Sunday, December 01, 2013
Anti Kemapanan
Konspirasi Semesta
Saturday, August 24, 2013
Whatever
“Eeemmm… Gitu yah.. Entah deh. Saat ini gue semacam gak antusias dengan Love Thing. Hahaha. Salah banget yah.”
“Kok bisa gituh?”
“Entah deh.. Gue semacam whatever deh sama love things. Belum ada yang bikin jantung gue ngerasa bergejolak lagi. Mungkin, apa yang gue cari belum ketemu kali yah. Loe kan tahu gue nyari yang kayak apa.”
“Naahhh.. kan. Loe punya kriteria. Mungkin kriteria loe kali yang susah."
“Gak lhaaa.. Kriteria gue cukup yang standar ajah. Cuma mungkin antusiasme gue kali yah yang mulai berkurang. Dah gak kayak ABG dulu yang banyak waktu penjajakan dengan si ini si itu si anu.. Sekarang simple sih buat gue. Perbanyak aja temen dulu. Once ada yang mau serius, langsung menghadap ke bokap nyokap aja deh”
“Wuihhh.. Ngadep mah gampang. Ngomong nya yang susah. Hahahaha.. Lagian serius dulu kali sama kamu nya, sebelum serius ngadep ke mama papa kamu.”
"Gitu yaahh.. Seriusnya pake status juga? Aaahhh.. Auuukk aahh.. puyeng gue. Pelan-pelan aja deh guenya. Gak mau terlalu GR dan nuntut status ini itu. Mau sayang silakan, mau serius silakan, cuma yang itu. Mau status, ngadep aja ke bokap nyokap gue. I’m very open with that..”
Wednesday, August 21, 2013
Interaksi Rindu
“Sayah tipikal orang yang punya ingatan kuat terhadap aroma tertentu.. Hmm.. Aroma itu muncul menyeruak lagi ke suatu masa.. arrgghh” (@paulinadessy, 30 Juli 2013)
Tentang kita banyak yang membuat aku bingung
Interaksi tanpa banyak kata, tapi membuahkan banyak rindu
Gak hanya rindu semua cerita kamu tentang dunia
Rindu aroma mu sesekali menyeruak dalam ingatan penciumanku
Extrem memang...
Tapi entah lah..
Mungkin karena hati dan pikiran ini sangat keras bertentangan tentang kita..
Kita yang hanya bisa sampai di titik ini, tanpa pernah bisa kemana-mana
Tragis?
Memang itulah adanya
Aku yang hanya bisa rindu ceritamu, cium dan pelukanmu
Tapi, sekaligus aku yang tak pernah bisa lebih dari sekedar rindu
Kadang, sesekali ingin tanyakan “Apa kabarmu?”
Tapi, usaha itu terasa bagai usaha membunuh diriku perlahan
Entah bagaimana dengan kamu
Sekedar rindu padaku
Atau...
Sama-sama hanya butuh singgah sejenak, sebelum menemukan rindu yang lebih nyata..
Selintas Rindu Khatulistiwa (Random Words #9)
Sesegar udara pagi yang memenuhi rongga dada ini..
(based on tweet, Minggu 18 Agustus 2013)
Friday, August 02, 2013
Monday, July 29, 2013
Peran yang Sempurna
C.H.O.I.C.E
Own Home
Big Price Ever
Sunday, July 28, 2013
Next to You
Duduk tenang di sebelah dia, sembari mendengarkan pendapat dan pengetahuan tentang segala sesuatu seakan membuat sang waktu enggan berdetak.
Wednesday, June 12, 2013
Bakso Apa Adanya
Isn't It Wrong Way ?
Saturday, June 01, 2013
Pelarian Tiada Akhir
'A : Eh, ini permainan Temple Run tuh gak ada garis finish nya yah? / B : Iya ini gak ada finish nya. Lari terus ngumpulin poin. / Me : Berarti harusnya games ini judul nya "Pelarian Tiada Akhir" yah?'
Pernah kepikir gak sih dalam benak kita, kalau hidup kita nih kayak main games computer? Terus berlari tiada akhir sampai garis akhirnya ditentukan sama Yang Maha Kuasa.
Ibarat permainan Temple Run, hidup kita ini emang di setting untuk terus bejalan, bahkan berlari mengumpulkan poin demi poin kehidupan. Kita gak boleh lelah dan berhenti sejenak apalagi berusaha untuk kembali ke masa lalu. Karena di belakang kita sudah siap segala resiko yang terus mengikuti kita. Kayak sosok burung maut dalam permainan Temple Run ini.
Suka gak suka, mau gak mau, hidup emang harus terus berjalan. Tinggal pilihan kita, mau berusaha berlari menghadapi tantangan dan rintangan untuk ngumpulin poin atau lelah dan berhenti untuk dimakan burung maut di belakang kita.













